Informasi Terkini
Berita & Acara
Kembali ke Berita
05 September 2026, 10:42
FA KMHDI dan Jejak Gotong Royong di Balik Berdirinya Creative Space KMHDI
Jakarta, 3 September 2026 — Di balik suksesnya peresmian Creative Space Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 KMHDI, 3 September 2026, terdapat perjalanan panjang dan gotong royong banyak pihak yang membersamai proses pembangunan rumah perjuangan tersebut.
Creative Space KMHDI yang diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, bukan semata hasil kerja organisasi. Gedung tersebut lahir dari kolaborasi KMHDI, Forum Alumni (FA) KMHDI, umat Hindu, pemerintah, BUMN, dunia usaha, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda Hindu Indonesia.
Ketua Umum Forum Alumni KMHDI, Ir. I Ketut Wiriana, mengatakan bahwa perjalanan Creative Space KMHDI dimulai dari keberanian KMHDI dan Forum Alumni untuk memiliki rumah perjuangan sendiri.
“Semua dimulai dari keberanian dan mimpi bersama. KMHDI dan Forum Alumni berkolaborasi melalui Dana Abadi KMHDI dan FA KMHDI untuk membeli sebidang tanah. Setelah tanah tersedia, muncul keberanian berikutnya untuk membangun. Dari situlah semangat gotong royong semakin besar dan dukungan terus berdatangan,” ujar Wiriana.
Dalam proses pembangunannya, Tim Pembangunan Creative Space KMHDI terus bergerak menghimpun dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui gerakan punia yang dilakukan menggunakan QRIS dan transfer serta disebarluaskan melalui jaringan kader dan alumni KMHDI, tokoh-tokoh umat, hingga masyarakat Hindu di berbagai daerah.
Dukungan yang hadir tidak hanya berbentuk dana. Ada pihak yang memberikan material pembangunan, tenaga, pikiran, jaringan, hingga membuka akses kolaborasi dengan berbagai institusi.
Semangat yang sama juga diwujudkan melalui Charity Tridatu Golf Tournament yang diselenggarakan selama empat tahun berturut-turut pada 2022, 2023, 2024, dan 2025. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan menghimpun dukungan bagi terwujudnya Creative Space KMHDI.
Selain kekuatan KMHDI, Forum Alumni, dan punia umat se-Dharma, pembangunan Creative Space KMHDI turut mendapat dukungan dari berbagai institusi dan mitra, di antaranya Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Bank BTN, serta Krisna Nusantara Group/Ajik Krisna.
Wiriana menegaskan bahwa keterlibatan banyak pihak tersebut menunjukkan bahwa Creative Space KMHDI sejak awal tidak dibangun sebagai hasil kerja satu orang ataupun satu kelompok.
“Rumah perjuangan ini tidak dibangun oleh kerja individu. Bukan hanya kerja KMHDI dan bukan pula hanya kerja Forum Alumni KMHDI. Creative Space ini lahir dari kolaborasi dan gotong royong. Ada kader, alumni, umat Hindu, pemerintah, BUMN, dunia usaha, serta banyak pihak yang memiliki harapan yang sama terhadap masa depan generasi muda Hindu,” tegasnya.
Karena itu, setiap bentuk dukungan yang diberikan memiliki nilai penting dalam perjalanan pembangunan Creative Space KMHDI. Mulai dari punia umat melalui QRIS dan transfer, dukungan institusi dan dunia usaha, material pembangunan, hingga tenaga, pikiran, dan jaringan yang diberikan selama proses pembangunan.
“Di balik setiap rupiah yang dipuniakan, setiap bahan bangunan yang diberikan, setiap jaringan yang dibukakan, serta setiap tenaga dan pikiran yang dicurahkan, ada satu harapan besar: agar kader KMHDI memiliki tempat untuk belajar, berdiskusi, berjejaring, serta menuangkan ide dan gagasan yang memberikan dampak bagi umat Hindu dan bangsa Indonesia,” ungkap Wiriana.
Setelah resmi digunakan, tantangan berikutnya adalah memastikan Creative Space KMHDI tidak berhenti sebagai simbol keberhasilan pembangunan fisik. Gedung tersebut harus hidup melalui aktivitas kader dan menjadi ruang bertemunya gagasan, pengetahuan, kreativitas, serta jejaring lintas generasi.
“Karena Creative Space ini dibangun melalui gotong royong banyak pihak, maka manfaatnya juga harus kembali kepada banyak pihak. Kita berharap dari rumah ini lahir diskusi, karya, inovasi, dan gagasan besar kader KMHDI yang kelak memberikan manfaat bagi umat Hindu dan Indonesia,” tutup Wiriana.
Peresmian Creative Space KMHDI pada HUT ke-33 menjadi penanda babak baru perjalanan organisasi. Namun keberhasilan sesungguhnya tidak berhenti pada berdirinya sebuah gedung.
Di balik setiap sudut Creative Space tersimpan jejak punia, gotong royong, kepercayaan, dan harapan dari banyak pihak. Kini, tanggung jawab tersebut diwariskan kepada generasi KMHDI untuk menjaga dan menghidupkannya sebagai rumah perjuangan, ruang kolaborasi, serta pusat lahirnya gagasan dan karya untuk umat Hindu dan Indonesia.